Setelah sekian lama tidak membuka-buka buku yang tersimpan rapi di rak buku pribadiku. Ingin rasanya membuka kembali buku-buku yang telah kusam ini. Ku buka satu persatu dan akhirnya mataku terhenti di salah satu sudut rak. Di salah satu sisi buku itu tertulis “Album Kenangan SMA 2 Ponorogo th. 2007″. Buku itu ku ambil dan ku buka halaman-halamannya sesekali mengingat kembali saat-saat itu terjadi.
Dari membuka-buka buku Album itu, tersirat dipikiranku untuk mengabadikan kenangan-kenangan dibuku itu lewat Internet. Karena tidak dipungkiri lagi bahwa internet telah menjadi bagian terpenting juga bagi kita. Satu hal lagi, semoga dengan termuatnya Album kenangan ini jikalau ada teman-teman Alumni SMA 2 Ponorogo th. 2007 yang secara sengaja atau tidak sengaja menemukan tulisan ini mohon meninggalkan jejak dengan mengisi Comment di bawah… Akhirnya, doaku untuk semuanya “Semoga Allah SWT selalu melindungi kita, menjadikan kita manusia-manusia yang berhasil, sukses di dunia dan di akhirat”.
Pernahkah anda dikejar atau digonggongi anjing? Mudah atau susahkah mengusirnya? Ketahuilah, bahwa jika anjing selalu membuntuti anda, sebenarnya anda sedang memegang atau menyimpan apa yang ia cari atau ia sukai. Bisa roti, daging atau tulang. Sekalipun anda sekuat tenaga mengusirnya maka ia akan kembali membuntuti atau bahkan bisa jadi menyerang anda. apalagi anjing tersebut dalam kondisi lapar, maka apapun resikonya akan ia tempuh. Berbeda halnya jika anda tidak memiliki sesuatu yang ia cari dan ia sukai, sekali hardik anjing itu akan lari terbirit-birit. 
Download di

Reog adalah kesenian tradisional Ponorogo. Penuh dengan nilai – nilai historis dan legendaris yang tumbuh dan berkembang sejak dahulu hingga sekarang, bukan saja menjadi kebanggaan daerah melainkan juga menjadi kebanggaan nasional. Penyajian dan penampilan Kesenian REOG Ponorogo dengan figur yang penuh batiniah dilapisi dengan magis yang fulgar merupakan perpaduan antara lahiriah dan batiniah secara serasi dan seimbang tetap hidup dan berkembang di kalangan masyarakat. Asal – usul Reog Ponorogo yang semula disebut Barongan sebagai satire (sindiran) dari Demang Ki Ageng Kutu Suryongalam terhadap raja Majapahit Prabu Brawijaya V (Bhree Kertabumi). Terwujudnya barongan merupakan sindiran bagi raja yang sedang berkuasa yang belum melaksanakan tugas-tugas kerajaan secara tertib, adil dan memadai, sebab kekuasaan raja dikuasai/dipengaruhi oleh permaisurinya.
Di bagian kedua ini saya akan melanjutkan bagaimana cara meng-upload dan membuat wapsite kita jadi lebih menarik. Dengan cara memasang berbagai Java Script di halaman wapsite Anda. Inilah yang paling menentukan,karena polesan-polesan terakhir yang bagus, akan membuat pengunjung betah berlama-lama di wapsite Anda. Atau dengan memasang Menu yang sering dibutuhkan oleh para pembaca, seperti download gratis. Pasti banyak pembaca yang menyukainya. Saya ingatkan lagi, jangan menaruh konten-konten yang berbau sara atau pornografi! Berikut ulasan selanjutnya.



